Jumat, 19 Januari 2024

Refleksi Akhir Praktik Mengajar

 

Praktik pengajaran Bahasa Inggris untuk mahasiswa calon guru dalam mata kuliah Micro Teaching tentu sangat bermanfaat karena memberikan kesempatan bagi mahasiswa calon guru untuk mengembangkan keterampilan mengajar secara bertahap. Di dalam mata kuliah Micro Teaching ini mahasiswa focus pada bagaimana cara membuat modul ajar yang benar, cara pengelolaan kelas pada kegiatan BKOF, MOT, JCOT, dan ICOT, hingga penggunaan media pembelajaran yang tepat sesuai dengan domain konten. Manfaat lainnya yaitu meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan penanaman kepercayaan diri untuk mahasiswa calon guru. Hal ini melibatkan penggunaan bahasa yang tepat dan jelas, serta kemampuan untuk menjelaskan konsep dengan baik. Pada saat melakukan praktik mengajar di depan kelas, mahasiswa calon guru dapat membangun kepercayaan diri dalam menghadapi kelas. Kesempatan untuk mengajar dalam skala kecil memberikan ruang bagi mahasiswa calon guru untuk mengatasi kecemasan dan meningkatkan rasa percaya diri.


Aspek inovatif yang telah saya sajikan pada saat praktik pengajaran yaitu dengan menggunakan metode pembelajaran Cooperative Learning selama pembelajaran dengan teknik Think Pair Share. Metode tersebut memberikan pembelajaran yang aktif karena siswa dilatih untuk mengutarakan pendapatnya. Jika dilihat dari metode dan teknik yang digunakan sudah sesuai walaupun cara pengajaran saya atau pembawaan saya dengan metode tersebut perlu ditingkatkan lagi. Alasan metode dan teknik tersebut sudah sesuai karena metode pembelajaran Cooperative Learning focus terhadap kolaborasi antar siswa dan dalam teknik Think Pair Share siswa diminta untuk memberikan pendapat atau ide sesuai instruksi guru kepada rekan-rekan di kelasnya sehingga menciptakan pembelajaran yang aktif. Hal ni membangun keterampilan kolaborasi dan komunikasi siswa


Inovasi pembelajaran dengan metode Cooperative Learning dapat membantu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sehingga siswa memiliki peluang untuk memahami materi dengan baik dan mengembangkan/mengasah keterampilan menulis, berbicara, membaca, dan mendengarkan dalam bahasa Inggris. Contohnya seperti siswa diminta untuk mengamati sebuah gambar yang sama dan membuat paragraph sederhana terkait gambar tersebut, siswa diminta untuk memberikan pendapat terhadap pertanyaan guru. Dengan menggunakan metode Cooperative Learning dapat menciptakan pembelajaran yang aktif dan membantu siswa untuk meningkatkan keterampilan bahasa Inggris. Maka dari itu saya setuju jika guru bahasa Inggris dapat mengintegrasikan inovasi ini ke dalam praktik pengajaran mereka. Saya akan menerapkan inovasi ini karena sesuai dengan kebutuhan siswa. Siswa perlu dilatih untuk aktif agar menciptakan rasa percaya diri dan terus berkembang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

My Unforgettable Experience in Sea Tecaher Batch 10

     Hello, my name is Susi Aslamiyah. I am from an English language education program at Universitas Pakuan Bogor. I had the opportunity to...